News Detail

Preview Pelita Jaya vs. Aspac Sunday, 08 June 2014, 03:30, By admin admin

Tahun lalu, Aspac Jakarta menjadi tim yang menggagalkan ambisi Pelita Jaya Energi Mega Persada untuk mendapatkan gelar juara di babak grand final Speedy NBL Indonesia Championship Series 2012-2013.

Hari ini (Minggu, 8/6), kedua tim akan saling berhadapan lagi di partai kedua masing-masing tim di Speedy NBL Indonesia 2013-2014 Championship Series.

Jika melihat form kedua tim, Aspac Jakarta akan sangat sulit untuk dikalahkan. Aspac sedang menikmati 12 kemenangan beruntun dan hanya kalah sekali dari 20 partai terakhir mereka, terhitung sejak musim reguler.

PJ di satu sisi juga sedang mengalami tren kemanangan, meski jumlahnya hanya tujuh kali secara beruntun.

Berkaca dari rekor head to head kedua tim, Aspac menang lebih banyak dibandingkan PJ. Dari tujuh partai terakhir kedua tim sejak musim lalu, PJ hanya mampu menang satu kali.

Di tiga pertandingan musim reguler 2013-2014, Aspac unggul 2-1 atas PJ. PJ menang 75-66 di Jakarta, sementara Aspac menang 72-68 di seri Solo dan 75-70 di seri V Jakarta.

Namun semua rekor pertemuan tersebut tidak bisa menjadi acuan bahwa Aspac akan menang mudah pada kontes sore ini. Di Championship Series, apapun bisa terjadi.

“Saya yakin kita (PJ) bisa meraih hasil bagus, asalkan anak-anak mau bekerja keras dan berada di satu halaman yang sama di sepanjang pertandingan nanti. Saya mau mereka tampil seperti saat mengalahkan CLS di pertandingan terakhir musim reguler,” jelas Coach Nath tentang persiapan timnya melawan Aspac.

Coach Nath juga menekankan akan pentingnya kerjasama tim untuk bisa mengalahkan Aspac. Semua pemain terutama tiga wing PJ harus terus bergerak untuk bisa memecah defense Aspac yang dikomando oleh Isman Thoyib.

“Kita harus bermain secara tim dan tidak boleh bermain sendiri-sendiri. Jangan sampai kita bermain seperti saat dikalahkan Aspac di seri Jakarta dimana di saat-saat akhir, kita hanya bertumpu pada Dimas untuk mencetak angka,” kata Coach Nath.

Faktor X bagi PJ untuk menang lawan Aspac nanti sore adalah Mr.MVP, Ponsianus Komink Indrawan. Sebagai satu-satunya andalan PJ di posisi big man, Komink harus bisa menjaga diri untuk jauh dari foul trouble.

Selain sebagai scorer dan rebounder di dalam area paint, Komink akan memainkan peranan penting sebagai seorang passer. Sebagai poros di tengah offense PJ, para pemain wing akan mengharapkan operan-operan manis dari Komink saat mereka melakukan gerakan-gerakan cutting ke dalam jantung pertahanan Aspac.

Peran Andy Batam yang tampil scoreless di pertandingan pertama melawan Stadium juga sangat dibutuhkan PJ. PJ butuh dari seseorang yang mampu menyumbangkan banyak angka di luar starting five mereka.

Jika PJ tampil ngotot dengan intensitas dan rotasi defense yang cepat, maka kontes ini bisa menjadi milik mereka. Meski kekalahan bukan akhir perjalanan kedua tim, namun satu kekalahan di babak Championship Series akan bisa berakibat fatal.

News Category

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0